Mematikan lampu pada waktu shalat supaya menambah kekhusyu’an


Pertanyaan:

Mematikan lampu pada waktu shalat supaya menambah kekhusyuan sebagaimana yang terjadi pada diri kami dalam bulan Ramadhan. Maka apa pendapatmu tentang hal ini dan apakah hal ini sampai kepada perkara yang bid’ah ?

Jawab:

Tidak, hal ini tidak sampai kepada batasan bid’ah dan bukan pula merupakan suatu yang sunnah. Maka apabila seseorang merasa menambah kekhusyu’an apabila ia memejamkan kedua matanya dan memati-kan lampu, bahkan akan menjadikannya lebih jauh dari sifat riya’ maka hal ini tidak mengapa*. Walaupun memang bahwasanya manusia berbeda dalam hal ini, maka tidak sepatutnya untuk mewajibkan atau menarik/menekan seseorang kepada pendapatnya. Dan mematikan lampu sebagian orang tidak menyukai akan hal itu.

Kumpulan 44 Fatwa Muqbil bin Hadi al-Wadi’i

Penerjemah Ibnu Abi Yusuf

Editor Ustadz Abu Hamzah

*pendapat yang rajih (kuat) dalam hal ini, Walloohu Ta’ala A’lam bahwa hukum memejamkan mata ketika sholat adalah makruh. Adapun pengkhususan seperti sesaat ketika ada sesuatu hal yang mengganggu sewaktu sholat semisal ada wanita asing atau hal lain maka tidaklah mengapa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: