Hukum Mengucapkan “Shaadaqallahul ‘Azhim” Setelah Selesai Membaca Al Qur’an


Tajuk fatwa : Hukum Mengucapkan “Shaadaqallahul ‘Azhim” Setelah Selesai Membaca Al Qur’an
Nomor fatwa : 127
Tanggal penambahan : Kamis 5 Jumadilakhir  1425 H.  bertepatan dengan  22 Juli 2004 M.
Pihak pemberi fatwa : Fatwa Komite Tetap Lembaga Kajian Ilmiah dan Fatwa
Sumber fatwa : [Fatwa-Fatwa Komite Tetap Kajian Ilmiah dan Fatwa , fatwa nomor 3303]
  Soal:
Apakah hukum mengatakan “Shaadaqallahul ‘Azhim” setelah selesai membaca Al Qur’an?

Jawab :

Mengatakan “Shaadaqallahul ‘Azhim” setelah selesai membaca Al Qur’an adalah bidah, karena Nabi shollollohu ‘alayhi wasallam tidak pernah melakukannya, begitu pula Khulafa’ Ar-Rasyidun, para sahabat ra., dan imam-imam salaf, meski seringnya mereka membaca Al Qur’an dan meski perhatian dan pengetahuan mereka tentangnya. Maka mengucapkan serta keharusan dirinya untuk mengucapkannya setiap selesai membaca Al Qur’an adalah bidah. Telah tetap dari Nabi shollollohu ‘alayhi wasallam. bahwa beliau bersabda: “Barang siapa membuat perkara baru dalam urusan (agama) kita ini yang tidak termasuk bagian darinya, maka sesuatu itu tertolak” (HR. Bukhari dan Muslim). Dan dalam lafal Muslim: “Barang siapa yang melakukan suatu perbuatan yang tidak ada dalam urusan kita, maka perbuatan itu tertolak”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: